KLIK DAERAH – Direktut Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi didampingi Senior Executive Vice President (SEVP) Operation Febri Ari Marpaung beserta tim jajaran General Manager pabrik gula diwilayah Dhoho melakukan kunjungan kerja di MKSO Kebun Dhoho pada Sabtu 14 Februari 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program tanaman untuk persiapan bahan baku tebu musim giling 2026 berjalan dengan lancar. Dikesempatan tersebut, juga disertai dengan aksi penghijauan dengan menanam pohon di area kebun.
Direktur Utama PT SGN Mahmudi mengatakan, MKSO Kebun Dhoho ini dikelola dengan penerapan operational excellence yang ditopang mekanisasi, digitalisasi proses, serta penguatan kultur teknis, seluruh potensi lahan dioptimalkan untuk mencapai produktivitas terbaik.
Target produksi gula nasional untuk mencapai swasembada gula adalah 3,36 juta ton pada tahun 2028. Dengan target produktivitas tebu minimal 80 ton per hektare dan rendemen sebesar 8 persen.
“Dan dikesempatan ini kami memastikan program berjalan dengan baik supaya target yang akan kita capai berjalan sesuai rencana untuk sukses program swasembada gula nasional,” tegasnya.
Sementra itu, General Manager MKSO Kebun Dhoho Juniyanto mengatakan, MKSO Kebun DHoho mengelola seluas 5.805,59 Ha, Terdiri dari 2 Rayon yaitu Rayon Dhoho I seluas 2.055 Ha yang berada di kec. Ploso klaten dan Rayon Dhoho II seluas 1.2955 Ha yang berada yang mencakup beberapa kabupaten di Jawa Timur Kabupaten kediri, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Blitar.
“Kami pastikan program berjalan dengan baik dan kami siap untuk sukseskan swasembada gula nasional,” pungkasnya. (sw)





