‎Pemkab Tulungagung Salurkan Bantuan Pangan 2.991 Ton Beras, Bupati Pastikan Tepat Sasaran

oleh
Foto: Secara simbolis, Bupati Tulungagung memberikan bantuan pangan kepada warga masyarakat di 4 desa.

Tulungagung, Klik DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat kurang mampu di empat desa di Kecamatan Besuki, Rabu (8/4/2026).

‎Penyaluran bantuan dipusatkan di Desa Keboireng, dengan sasaran warga dari Desa Keboireng, Sedayu Gunung, Wates Kroyo, dan Tulungrejo.

‎Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan meringankan beban masyarakat miskin.

‎“Bantuan ini kami pastikan tepat sasaran dan akan dipertanggungjawabkan. Jika ditemukan penerima yang tidak sesuai kriteria, silakan laporkan dan akan kami tindak sesuai aturan,” tegas Bupati Gatut.

Foto: Yonas Haryadi Kurniawan, Kepala Perum Bulog Cabang Tulungagung

‎Dalam program ini, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan bantuan untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret. Per bulannya, warga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng, sehingga total yang diterima adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

‎Selain itu, bantuan juga mencakup komoditas lain yang telah disesuaikan untuk kebutuhan masyarakat.

‎Sementara itu, kepala perum bulog cabang kabupaten Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, menjelaskan, secara keseluruhan Pemkab Tulungagung akan menyalurkan sekitar 2.991 ton beras dan 598 ribu liter minyak goreng kepada 149.572 penerima bantuan pangan (PBP).

‎“Setiap penerima mendapatkan alokasi dua bulan sekaligus. Kami targetkan penyaluran ini dapat selesai dalam bulan ini, selama proses berjalan lancar,” jelas Yonas.

‎Pemerintah juga memastikan kondisi pangan di Tulungagung dalam keadaan aman dan surplus. Hingga saat ini, serapan gabah kering panen (GKP) telah mencapai sekitar 20.000 ton atau lebih dari 30 persen target tahunan.

‎“Gudang penyimpanan kami penuh, bahkan kami telah menyiapkan gudang tambahan dari pihak swasta untuk menampung hasil panen petani,” imbuhnya.

‎Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh isu kenaikan harga bahan pokok bersubsidi yang beredar di media sosial.

‎“Tidak ada rencana kenaikan harga bahan pokok bersubsidi dalam waktu dekat. Masyarakat tidak perlu panic buying,” ujar.

‎Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang serta menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah Tulungagung.

‎Reporter : Agus Dmt
‎Editor      : Edi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.