Tulungagung, Klik DAERAH – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), sebanyak 11 keluarga di Desa Ngrance, Kecamatan Pakel, menerima bantuan pembangunan jamban sehat pada 2026, Rabu (4/11/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak, sekaligus mendukung percepatan pencapaian target Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.
Bantuan ini diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga berpenghasilan rendah yang belum memiliki fasilitas sanitasi memadai.
Sekretaris Disperkim Kabupaten Tulungagung, Agus Sulistiono, mengatakan penyediaan jamban sehat menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang bersih dan sehat.
Menurutnya, praktik buang air besar sembarangan berpotensi mencemari lingkungan, terutama sumber air bersih, serta meningkatkan risiko penyebaran berbagai penyakit.
“Sanitasi yang layak merupakan hak dasar masyarakat. Melalui pembangunan jamban sehat ini, kami berupaya membantu wilayah prioritas agar segera mencapai target ODF,” ujar Agus, Selasa (3/11).
Ia menjelaskan, pembangunan jamban sehat tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Dengan tersedianya fasilitas sanitasi yang memadai, masyarakat diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, mencegah pencemaran sumber air, serta meminimalkan risiko penyakit yang disebabkan oleh lingkungan tidak higienis.
Untuk memastikan manfaat program berjalan optimal, Disperkim Tulungagung juga melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan agar sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
Agus berharap bantuan pembangunan 11 jamban sehat di Desa Ngrance dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima sekaligus menjadi langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang lebih sehat.
“Harapannya, langkah ini bisa mendorong desa-desa lainnya untuk bersama-sama menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan, sehingga Tulungagung semakin sehat,” pungkasnya.
Reporter : Joko Pramono
Editor : Edi Susanto






