Bangun Ekosistem Pesantren Ramah Santri, Pemkab Kediri Fokus Perlindungan Anak

oleh

KLIK DAERAH Kediri,- Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Pesantren Ramah Santri melalui berbagai regulasi dan program yang berpihak pada perlindungan anak.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan setiap santri memperoleh hak atas lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat menjadi narasumber dalam Seminar dan Sharing Session bertajuk “Peran Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren dalam Pengembangan Strategi Kampus dan Pesantren Ramah Santri” di STAI Ma’had Aly Al Hikam.

Mbak Dewi mengatakan, komitmen tersebut diperkuat melalui Peraturan Daerah tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, Peraturan Daerah Kabupaten Layak Anak, serta berbagai kebijakan turunan yang mendukung implementasinya di lapangan.

Menurutnya, Kabupaten Kediri memiliki 304 pondok pesantren dengan lebih dari 39 ribu santri. Kondisi itu menjadi potensi besar sekaligus tanggung jawab bersama untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman bagi seluruh santri.

Selain regulasi, Pemerintah Kabupaten Kediri juga telah membentuk Satgas Perlindungan Santri serta menyediakan mekanisme pengaduan yang aman dengan tetap menjaga kerahasiaan korban.

“Implementasi Pesantren Ramah Santri dilakukan melalui penguatan koordinasi dengan pimpinan pondok pesantren, penyusunan kebijakan internal yang berperspektif hak anak,” katanya.

Pemkab Kediri juga terus membangun kolaborasi lintas sektor untuk mencegah kekerasan, menekan angka perkawinan anak, serta memperkuat layanan pendampingan psikologis bagi santri.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Fauzi mendorong transformasi budaya di lingkungan pendidikan melalui perubahan paradigma pendidik sebagai pembimbing sekaligus penguatan sistem pencegahan kekerasan.

“Setiap anak, santri, dan mahasiswa yang tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bermartabat merupakan cerminan keberhasilan kita semua,” tegas Arifah Fauzi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.