Kediri, Klik DAERAH – Komitmen Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat terus diwujudkan melalui program beasiswa dengan alokasi anggaran mencapai Rp30 miliar setiap tahun, Minggu (12/7/2026).
Untuk memastikan bantuan benar-benar diterima keluarga yang membutuhkan, Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan verifikasi faktual melalui kunjungan langsung (home visit) ke rumah para calon penerima.
Proses verifikasi lapangan tersebut telah dimulai sejak 29 Juni 2026 dan difokuskan pada Beasiswa Berdaya jenjang mahasiswa. Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan tidak hanya mengacu pada kelengkapan administrasi, tetapi juga sesuai dengan kondisi riil calon penerima di lapangan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menjelaskan bahwa verifikasi dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah agar program beasiswa tepat sasaran.
”Verifikasi ini bukan untuk mempersulit masyarakat, tetapi untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan. Kami tidak ingin beasiswa salah sasaran sehingga warga yang lebih berhak justru kehilangan kesempatan,” ujarnya.
Tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut terlihat dari jumlah pendaftar yang jauh melampaui kuota yang tersedia. Untuk tahap pertama, tercatat 1.246 mahasiswa mengajukan permohonan, sementara kuota yang disediakan hanya 580 penerima.
Hingga proses verifikasi berjalan, sebanyak 780 pemohon dinyatakan tidak lolos verifikasi, sedangkan 245 pemohon telah selesai diverifikasi. Proses verifikasi masih akan berlangsung hingga 18 Juli 2026, sebelum dilanjutkan dengan tahapan berikutnya.
Dalam proses tersebut, tim verifikator tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, tetapi juga mengecek langsung kondisi ekonomi keluarga berdasarkan kategori Desil 1–5, prestasi akademik, serta kondisi sosial calon penerima.
Menurut Muhsin, hasil verifikasi menjadi dasar utama dalam menentukan penerima beasiswa sehingga anggaran yang dialokasikan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi mahasiswa yang mengalami keterbatasan ekonomi.
”Verifikasi ini menjadi penentu. Kami berharap manfaat program beasiswa benar-benar dirasakan oleh mereka yang mengalami kesulitan biaya pendidikan sehingga dapat melanjutkan kuliah,” katanya.
Muhsin menambahkan, Mas Dhito secara konsisten menegaskan bahwa seluruh anak di Kabupaten Kediri memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak. Melalui Program Beasiswa Berdaya, pemerintah daerah ingin membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan mewujudkan cita-citanya.
Reporter : SW
Editor : Edi Susanto
Beasiswa Rp30 Miliar dari Mas Dhito Diserbu Pendaftar, Pemkab Kediri Verifikasi Langsung ke Rumah Calon Penerima







