Bersih Desa Kedungombo Nganjuk Makin Semarak, Ditutup Wayang Kulit Semalam Suntuk

oleh

Nganjuk, Klik DAERAH – Pemerintah Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, menggelar rangkaian tradisi Bersih Desa yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai agenda, mulai bazar UMKM selama dua hari, aneka lomba dan pentas seni, hingga pagelaran wayang kulit sebagai acara puncak, Sabtu (26/9/2026).

Pagelaran wayang kulit menghadirkan dalang kondang Ki Cahyo Kuntadi dengan lakon “Sang Parikesit”. Pertunjukan yang berlangsung semalam suntuk tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga memadati lokasi acara sejak sore hingga dini hari.

Acara puncak itu juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Dalam kesempatan tersebut, Marhaen mengapresiasi semangat gotong royong dan kerukunan masyarakat Desa Kedungombo dalam menjaga serta melestarikan budaya lokal.

Kepala Desa Kedungombo Hariyono mengatakan, Bersih Desa merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian adat dan tradisi yang diwariskan para leluhur.

“Kegiatan seperti ini rutin kami jalankan selama saya menjabat dan harus tetap dipertahankan. Saya berharap siapa pun yang meneruskan kepemimpinan di desa ini kelak bisa terus menjaga adat dan tradisi yang ada,” ujar Hariyono.

Menurutnya, pagelaran wayang kulit dalam tradisi Bersih Desa tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana ungkapan syukur sekaligus doa bersama agar masyarakat desa senantiasa mendapat keselamatan dan terhindar dari bencana.

Hariyono menambahkan, Desa Kedungombo memiliki keterkaitan sejarah dengan dunia pewayangan. Karena itu, keberadaan seni pewayangan menjadi bagian penting dalam rangkaian tradisi Bersih Desa yang terus dipertahankan.

Selain memperkuat silaturahmi dan keguyuban warga, rangkaian kegiatan tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka melalui bazar.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kedungombo menegaskan komitmennya untuk menjaga tradisi dan budaya lokal sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi desa.

Reporter : Gendro
Editor      : Edi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.