BPJS Kesehatan Gandeng 31 Perusahaan Asuransi, Perkuat Ekosistem Jaminan Kesehatan, Ini Nama-namanya

oleh

Tulungagung, Klik DAERAH – BPJS Kesehatan terus memperkuat ekosistem jaminan kesehatan nasional melalui sinergi dengan perusahaan asuransi. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan kesehatan yang semakin luas sekaligus meningkatkan kemudahan akses layanan bagi masyarakat, Selasa (6/10/2026).

Sejumlah perusahaan asuransi yang tercatat dalam daftar mitra tersebut berasal dari berbagai kelompok usaha, mulai dari perusahaan asuransi jiwa, asuransi syariah hingga perusahaan asuransi umum yang menyediakan produk perlindungan kesehatan.

Di antaranya PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, PT Asuransi BRI Life, PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), PT Hanwha Life Insurance Indonesia, PT Asuransi Jiwa Sequis Life, PT AIA Financial, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah, PT Asuransi Allianz Life Indonesia, PT Asuransi Jiwa Teguh Pelita Pelindung (EquiraLife), PT Asuransi Sinar Mas.

PT Bosowa Asuransi, PT Pertalife Insurance, PT AJ Central Asia Raya, PT Asuransi Takaful Keluarga, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk, PT Avrist Assurance, PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Prudential Sharia Life Assurance, PT Prudential Life Assurance, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia.

BNI Life Insurance, PT Panin Dai-ichi Life, PT AXA Mandiri Financial Services, PT Sun Life Financial Indonesia, PT Sun Life Syariah, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk, PT AXA Financial Indonesia, PT Zurich Topas Life, PT Panin Dai-ichi Life Syariah Indonesia, serta PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia.

Sinergi dengan perusahaan asuransi menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem jaminan kesehatan yang terintegrasi. Dalam pelaksanaannya, peserta tetap mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan dan manfaat yang menjadi haknya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati, mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan bagian penting dalam memperkuat penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kolaborasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada peserta. Prinsipnya, kami ingin memastikan peserta mendapatkan kemudahan akses serta pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Fitriyah.

Menurutnya, keberadaan mitra dalam ekosistem JKN juga harus diiringi dengan pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak. Hal tersebut penting agar pelayanan kepada peserta dapat berlangsung secara efektif dan memberikan kepastian.

BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung sendiri terus mendorong peningkatan mutu layanan serta kepatuhan badan usaha dalam memenuhi kewajiban kepesertaan JKN.

“Yang paling utama adalah bagaimana ekosistem ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta. Karena itu, koordinasi, komunikasi dan evaluasi perlu terus dilakukan agar pelayanan semakin baik,” tambahnya.

Langkah penguatan ekosistem tersebut sejalan dengan upaya BPJS Kesehatan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.

Bagi masyarakat, keberadaan berbagai mitra dalam ekosistem jaminan kesehatan diharapkan semakin memperkuat pilihan dan kemudahan dalam memperoleh perlindungan kesehatan, dengan tetap mengedepankan ketentuan Program JKN dan kepentingan peserta.

BPJS Kesehatan pun memastikan pengawasan terhadap pelaksanaan kepesertaan dan pelayanan terus dilakukan. Di tingkat daerah, penguatan koordinasi dengan badan usaha dan fasilitas kesehatan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan serta kualitas Program JKN.

Reporter : Agus Dmt
Editor      : Edi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.