KLIK DAERAH Kediri,-Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri menerima kunjungan strategis jajaran manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama perwakilan Kementerian Pertanian (Kementan) dan para pemangku kepentingan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja operasional serta produktivitas industri gula nasional.
Kunjungan tersebut dihadiri Direktur Operasional PT SGN Kuntoro Biga Andri, Kepala Bidang BBPPTP Kardiyono, Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI Brigjen TNI Arief Hendro Jatmiko, Regional Head Jatim 1 PT SGN Wayan Mei Purwono, serta seluruh General Manager (GM) pabrik gula di wilayah Dhoho.
Kehadiran jajaran tersebut menjadi momentum penting bagi PG Meritjan untuk melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan operasional pabrik sekaligus memastikan proses produksi gula selama musim giling 2026 berjalan secara optimal.
Selain meninjau kondisi operasional, kunjungan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara manajemen PT SGN, Kementerian Pertanian, serta jajaran pabrik gula di wilayah Dhoho.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, sekaligus mendukung target pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada gula nasional.
General Manager PG Meritjan Tites Agung Priyono menyampaikan apresiasi atas kunjungan strategis tersebut.
Menurutnya, kehadiran jajaran manajemen dan pemangku kepentingan memberikan motivasi tersendiri bagi seluruh jajaran PG Meritjan untuk terus meningkatkan kinerja.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan strategis ini. Dengan kunjungan ini tentu menjadi motivasi dan semangat PG Meritjan dalam mendukung swasembada gula nasional,” ucap Tites Agung Priyono, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Tites menegaskan, PG Meritjan berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran proses produksi selama musim giling.
Evaluasi dan penguatan koordinasi menjadi bagian penting agar setiap tahapan operasional dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Menurutnya, keberhasilan industri gula tidak hanya ditentukan oleh kinerja pabrik, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari manajemen perusahaan, pemerintah, hingga para pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Usai kunjungan strategis, PG Meritjan juga dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan rapat koordinasi manajemen Regional Jawa Timur 1 PT SGN.
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum untuk menyatukan langkah seluruh jajaran manajemen dalam menghadapi pelaksanaan operasional musim giling 2026.
Berbagai aspek operasional menjadi bagian penting dalam koordinasi, termasuk penguatan efisiensi, peningkatan kualitas produksi, serta upaya mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan.
Tites mengatakan, rapat koordinasi tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi antarmanajemen pabrik gula di wilayah Regional Jawa Timur 1.
Dengan koordinasi yang semakin solid, setiap tantangan selama musim giling dapat diantisipasi secara bersama-sama dan dicarikan solusi secara cepat dan terukur.
“Dalam rapat ini manajemen menyatukan langkah dan memperkuat komitmen untuk mencapai Revolusi 888 PT Sinergi Gula Nusantara (SGN),” jelasnya.
Revolusi 888 menjadi salah satu semangat perubahan yang terus didorong di lingkungan PT SGN. Program tersebut diarahkan untuk membangun budaya kerja yang lebih efisien, meningkatkan kualitas, sekaligus mendorong pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
Tites menjelaskan, semangat Revolusi 888 menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian produksi, tetapi juga memastikan proses kerja dilakukan secara efektif dan memberikan hasil yang optimal.
“Yaitu semangat perubahan besar di PT SGN untuk efisiensi, meningkatkan kualitas, dan pertumbuhan tiga kali lipat,” pungkas Tites.(Mas).





