Kediri, Klik DAERAH – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung pelaksanaan program strategis nasional.
Komitmen tersebut disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Jawa-Bali di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).
Rakor yang dihadiri jajaran Forkopimda dari berbagai daerah di Jawa dan Bali itu melibatkan sejumlah kementerian dan membahas dua isu utama, yakni penguatan stabilitas keamanan daerah serta dukungan terhadap program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Menurut Mas Dhito, dalam rakor tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah agar terus memperkuat komunikasi dan sinergi di lingkungan Forkopimda sebagai langkah mitigasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Dalam arahan tadi, kepala daerah diminta terus menjaga komunikasi dan koordinasi dengan Forkopimda untuk memitigasi berbagai hal yang tidak diinginkan,” ujar Mas Dhito.
Dalam kesempatan itu, Mendagri Tito Karnavian juga menyinggung peristiwa aksi massa yang terjadi di Kabupaten Kediri pada Agustus 2025 lalu, termasuk insiden pembakaran Gedung Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Kediri.
Menanggapi hal tersebut, Mas Dhito menyebut kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi Pemerintah Kabupaten Kediri untuk terus meningkatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
“Ini menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Kediri agar tetap bisa menjaga kondusivitas wilayah,” tegasnya.
Mas Dhito menambahkan, stabilitas keamanan daerah merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan dan program strategis nasional.
Karena itu, Pemkab Kediri terus memperkuat sinergi dengan unsur Forkopimda guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Selain isu keamanan, Rakor Forkopimda Regional Jawa-Bali juga menyoroti berbagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu fokus yang saat ini terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kediri adalah penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
Untuk menekan angka pengangguran, Pemkab Kediri menjalankan berbagai program, mulai dari pelatihan keterampilan dan sertifikasi tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja melalui program padat karya, penyelenggaraan job fair, hingga program magang bagi pencari kerja.
“Pengurangan tingkat pengangguran terbuka ini yang terus kita perjuangkan sampai hari ini dan tentu membutuhkan kerja sama semua pihak,” tandas Mas Dhito.
Reporter : SW
Editor : Edi Susanto
Ikuti Rakor Forkopimda se-Jawa Bali, Mas Dhito Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas dan Percepat Penurunan Pengangguran






