KLIK DAERAH Kediri,- Bertepatan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei 2026, Pabrik Gula (PG) Meritjan menggelar tasyakuran Slow Firing yang biasa dikenal cethik geni di stasiun ketel PG Meritjan . Acara tersebut berlangsung sakral dengan dihadiri tokoh masyarakat, kelompok tani, serta jajaran manajemen PG Meritjan.
General Manager PG Meritjan Tites Agung Priyono mengatakan, dengan dilaksanakan slow firing atau pembakaran lambat pada boiler (ketel uap) untuk meningkatkan suhu secara bertahap dan merata. Selain itu, cethik geni ini menandakan bahwa PG Meritjan siap menyambut musim giling 2026.
Dengan semangat hari kebangkitan masional, PG Meritjan menunjukkan semangat untuk bangkit dan siap mendukung program pemerintah swasembada gula nasional.
Selanjutnya, pada 30 Mei 2026 besok PG Meritjan akan menggelar resepsi tebu manten sebagai puncak acara selamatan buka giling 2026. “Kami mohon doa restu kepada masyarakat dan seuruh steakholder semoga giling 2026 PG Meritjan diberi kelancaran dan sukses,” harap Tites.
Sementra itu, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) H.Mahmud Pujianto menyatakan komitmennya untuk mendukung PG Meritjan untuk sukses giling 2026. “Bentuk komitmen kami tentu dengan mengirim bahan baku tebu ke PG Meritjan dengan kualitas tebu yang Manis, Bersih dan Segar (MBS),” pungkasnya.(Mas)





