Nganjuk, Klik DAERAH – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan memimpin langsung pengamanan kunjungan kerja Kapolri Jenderal Polisi H. Suyudi Ario Seto di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026).
Ratusan personel Polri dikerahkan untuk memastikan rangkaian ziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah serta kunjungan ke Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis, mulai dari sepanjang jalur yang dilalui rombongan, persimpangan jalan, hingga akses menuju lokasi kegiatan. Langkah tersebut juga bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memastikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan dengan baik.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan, pengerahan personel merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjamin keamanan selama agenda kunjungan pejabat negara berlangsung.
“Kami menerjunkan ratusan personel untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan Kapolri berjalan aman dan lancar. Pengamanan dilakukan di sepanjang rute dan titik-titik strategis, dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis serta memperhatikan aktivitas masyarakat,” ujar Suria.
Ia menjelaskan, personel disebar berdasarkan kebutuhan pengamanan di lapangan. Koordinasi antarpersonel dan pemantauan situasi dilakukan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas rombongan dan masyarakat.
Ziarah ke Makam Marsinah, Mengenang Perjuangan Kaum Buruh
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz, serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.
Rombongan terlebih dahulu melaksanakan ziarah ke makam Marsinah. Kegiatan diisi dengan tabur bunga dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja serta nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan.
Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh yang memperjuangkan hak-hak pekerja. Perjuangannya menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah gerakan buruh di Indonesia sekaligus pengingat akan pentingnya perlindungan hak asasi manusia dan keadilan bagi para pekerja.
Kunjungi Museum dan Rumah Singgah Marsinah
Usai berziarah, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap perjalanan hidup Marsinah sekaligus upaya mengenang nilai keberanian, keadilan, dan kemanusiaan yang diperjuangkannya.
Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah tersebut diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5/2026). Keberadaan kompleks ini diharapkan menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal perjuangan Marsinah dan memahami pentingnya penghormatan terhadap hak-hak pekerja.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, personel Polres Nganjuk tetap melakukan pengawasan di titik-titik pengamanan yang telah ditentukan. Selain mengamankan rombongan, petugas juga memperhatikan kenyamanan warga dan kelancaran aktivitas masyarakat di sepanjang jalur kunjungan.
Setelah menyelesaikan agenda ziarah dan kunjungan ke Museum Ibu Marsinah serta Rumah Singgah, Kapolri bersama rombongan melanjutkan perjalanan kembali menuju Surabaya.
Melalui pengamanan tersebut, Polres Nganjuk menegaskan komitmennya untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan sekaligus menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Komitmen itu diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, responsif, dan humanis guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Reporter : Dwi Budi
Editor : Edi Susanto





