KLIK DAERAH, Kediri – Memasuki awal tahun 2026, Bulog Kantor Cabang Kediri siap menyerap gabah kering panen (GKP) dari petani. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga gabah petani dan memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, mengatakan, pembelian GKP dilakukan sesuai ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yaitu sebesar Rp6.500 per kilogram.
Dengan penetapan harga tersebut, Bulog berkomitmen sekaligus memberi kepastian harga kepada petani yang telah memasuki masa panen. Di samping menjaga harga gabah di tingkat petani, Bulog Kediri berharap petani dapat menjual hasil panennya dengan layak dan meningkatkan produktivitasnya. Hingga saat ini Bulog Cabang Kediri telah menyerap gabah petani sebanyak 409.446 kg.
Untuk mendukung penyerapan gabah petani, Bulog Kediri siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah setempat, Kelompok Tani, mitra kerja pengilingan padi dan pihak lainnya.
“Kami juga akan terus berupaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana supaya dapat menyerap hasil panen petani secara maksimal,” tambah Harisun.
Dalam upaya mempercepat proses pengolahan gabah petani, Bulog Kediri juga telah memperkuat kemitraan dengan mitra penggilingan padi di wilayah kerjanya yang meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk.
Petani juga diharapkan untuk tidak terburu-buru dalam memanen padinya karena akan berdampak pada kualitas berasnya.(sw)





