Omzet Tembus Rp10 Juta Sehari, KDMP Sambiroto Bidik Peningkatan Penjualan

oleh

Nganjuk, Klik DAERAH – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sambiroto, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mampu mencatatkan omzet penjualan harian sebesar Rp5 juta hingga Rp10 juta sejak mulai beroperasi pada Mei 2026. Capaian tersebut menjadi indikasi awal aktivitas usaha koperasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Meski demikian, omzet KDMP Sambiroto belakangan mengalami penurunan akibat berkurangnya ketersediaan stok barang bersubsidi. Pengelola optimistis pendapatan akan kembali meningkat setelah pasokan barang ditambah.

Manager KDMP Sambiroto, Eldya Duta Yustika, menyampaikan hal tersebut seusai menerima kunjungan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di KDMP Sambiroto, Kamis (15/10/2026).

“Omzetnya Rp5 juta sampai Rp10 juta. Namun, karena berkurangnya barang, omzetnya mulai menurun. Tapi nanti setelah ini kita akan gas pol untuk meningkatkan omzetnya,” kata Eldya.

Menurut dia, ketersediaan barang menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kinerja penjualan koperasi. Karena itu, penambahan stok, khususnya barang bersubsidi, diharapkan dapat mendukung peningkatan omzet sekaligus menjaga pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Pemdes Dorong Pemasaran Produk UMKM Lokal

Dukungan terhadap pengembangan KDMP Sambiroto juga datang dari Pemerintah Desa Sambiroto. Kepala Desa Sambiroto, Moch Syarif, menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendorong keberlangsungan dan pengembangan usaha koperasi tersebut.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah membantu menyuplai produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dihasilkan masyarakat Desa Sambiroto untuk dipasarkan melalui KDMP.

Menurut Syarif, kunjungan Menteri Koperasi menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan koperasi, termasuk dengan membuka peluang pemasaran bagi produk UMKM lokal.

“Pak Menteri hadir memberikan satu motivasi kepada kami dalam rangka untuk mendukung kegiatan pengembangan KDMP yang ada di Desa Sambiroto. Salah satu di antaranya membantu untuk menyuplai UMKM,” ujar Syarif.

Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas akses pemasaran produk UMKM desa sekaligus memperkuat peran KDMP sebagai wadah kegiatan ekonomi masyarakat.

Menteri Koperasi Tinjau Ketersediaan Barang Subsidi

Sebelumnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengunjungi KDMP Sambiroto pada Kamis (15/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan ketersediaan barang-barang bersubsidi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat telah tersedia dan siap dipasarkan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari peninjauan terhadap kesiapan operasional koperasi dalam menyediakan barang kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan penambahan stok barang bersubsidi serta rencana pemasaran produk UMKM lokal, KDMP Sambiroto diharapkan dapat meningkatkan kinerja penjualan dan memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian desa.

Ke depan, keberlanjutan usaha koperasi akan bergantung pada ketersediaan pasokan, pengelolaan usaha, serta kemampuan memperluas pemasaran produk, termasuk hasil produksi UMKM setempat.

Reporter : Dwi Budi
Editor      : Edi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.