Pasar Murah Pemkab Kediri Diserbu Warga, Kebutuhan Pokok Terjangkau Bantu Ringankan Beban Ekonomi

oleh
Foto: Warga serbu pasar murah yang diselenggarakan Pemkab. Kediri.

Kediri, Klik DAERAH – Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menggelar Pasar Murah Tahap II Tahun 2026 untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Talasari, Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, Kamis (10/9/2026).

Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan berlangsung. Mereka mengantre untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya minyak goreng, beras, gula, serta sejumlah bahan pangan lainnya.

Harga yang lebih terjangkau menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk memanfaatkan pasar murah tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu upaya Pemkab Kediri membantu meringankan beban ekonomi warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sonny Subroto Maheri Laksono mengatakan, pasar murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Pasar murah yang kita selenggarakan hari ini bertujuan untuk membantu beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau,” kata Sonny.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Pemkab Kediri juga memberikan paket souvenir kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Semoga paket souvenir yang diberikan bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Pasar Murah Tahap II Tahun 2026 tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar secara bergilir di sejumlah wilayah Kabupaten Kediri. Pemerintah berharap program tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja I Dyah Saktiana mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam mengikuti pasar murah.

“Tadi saya lihat pasar murahnya belum dibuka, tapi yang antre sudah berjejer. Minyaknya kayaknya sudah mau habis. Berasnya tadi sudah antre, gula, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Tingginya antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kehadiran pasar murah masih menjadi program yang dibutuhkan masyarakat, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Reporter : SW
Editor      : Edi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.