Kediri, Klik DAERAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mengapresiasi penyelenggaraan School Contest XVIII GenZVerse yang digelar Jawa Pos Radar Kediri di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Jumat (6/11/2026).
Ajang tahunan tersebut dinilai menjadi wadah strategis bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas, mengasah bakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa.
Dalam sambutannya, Dewi berharap School Contest XVIII dapat mendorong generasi muda memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara positif tanpa meninggalkan budaya dan kearifan lokal.
Menurutnya, kreativitas yang didukung kemampuan memanfaatkan teknologi digital perlu berjalan beriringan dengan pelestarian identitas budaya daerah. Perpaduan keduanya menjadi potensi besar yang harus terus dikembangkan oleh generasi muda.
Dewi juga berpesan agar para peserta tidak sekadar mengejar kemenangan dalam kompetisi, tetapi menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan membangun rasa percaya diri.
“Jangan takut untuk mengawali, teruslah belajar dan jangan pernah merasa cukup,” pesannya.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad mengatakan, School Contest telah memasuki penyelenggaraan ke-18 dan menjadi salah satu kompetisi pelajar terbesar di wilayah Kediri. Pada tahun ini, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 1.826 pelajar dari berbagai daerah.
Melalui kompetisi ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu menunjukkan kemampuan sesuai bidang yang dilombakan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan berkomunikasi, serta keberanian dalam menyampaikan gagasan.
“Para pelajar diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian menyampaikan ide,” katanya.
Kurniawan menjelaskan, School Contest XVIII berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 November 2026. Sebanyak 12 kategori kompetisi dihadirkan untuk memberikan ruang bagi pelajar dalam mengeksplorasi potensi di berbagai bidang, mulai dari seni, olahraga digital, kreativitas, bahasa, hingga literasi.
Ke-12 kategori tersebut meliputi Mading Wars, Traditional Dance, Band Competition, Modern Dance, E-Sport Mobile Legend, Free Fire Battle, Canvas Totebag Competition, Kids Solo Singing Competition, School English Star, Photography Competition, Short Video Competition, serta Poetry Writing and Reading Competition.
Beragam kategori tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus mengembangkan kemampuan berkompetisi secara positif. Melalui School Contest XVIII, generasi muda juga didorong untuk terus berinovasi, berani berkarya, dan tetap menjunjung nilai-nilai budaya lokal di tengah perkembangan era digital.
Reporter : SW
Editor : Edi Susanto





