Kediri, Klin DAERAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus berupaya memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus membuka peluang investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui partisipasi dalam Pameran Jatim Fest dan East Java Investment Forum (EJIF) 2026 yang digelar di Grand City Ballroom, Kota Surabaya, Jumat (2/10/2026).
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa yang hadir mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, forum tersebut menjadi kesempatan strategis bagi Pemkab Kediri untuk menggali peluang investasi yang dapat dikembangkan sesuai dengan potensi daerah.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Dewi itu menyebutkan, dalam forum tersebut ditawarkan sebanyak 28 Investment Project Ready to Offer (IPRO) dengan nilai potensi investasi mencapai sekitar Rp73,77 triliun.
Menurutnya, keikutsertaan Pemkab Kediri melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tidak hanya untuk mengikuti pameran, tetapi juga mengidentifikasi peluang investasi yang relevan untuk dikembangkan di Kabupaten Kediri.
“Di sini kan ada banyak forum. Jadi kita bisa melihat peluang apa yang bisa kita bawa di Kabupaten Kediri sesuai dengan potensi yang ada,” katanya.
Dewi berharap, semakin banyak investor yang tertarik menanamkan modal dan mengembangkan usaha di Kabupaten Kediri. Dengan bertambahnya investasi, diharapkan terbuka lapangan kerja baru, angka pengangguran dapat ditekan, serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Sementara itu, Penata Kelola Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Kediri, Totok Subawa, mengatakan bahwa pihaknya turut memperkenalkan sejumlah produk unggulan daerah dalam forum tersebut.
Produk yang dipamerkan meliputi kerajinan bambu, batik, kerajinan tas, olahan nanas, hingga mangga podang yang menjadi salah satu komoditas khas Kabupaten Kediri.
Pengenalan produk unggulan tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan daya tarik potensi ekonomi daerah, sekaligus membuka peluang bagi investor untuk mengembangkan usaha di Kabupaten Kediri.
“Kami mengenalkan produk, harapannya nanti bisa menarik investor ke Kabupaten Kediri,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam Jatim Fest dan EJIF 2026, Pemkab Kediri berharap potensi daerah semakin dikenal luas dan mampu menarik investasi yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Reporter : SW
Editor : Edi Susanto





