‎Sambut 1.166 Jemaah Haji, Plt Bupati Tulungagung: Jadilah Teladan dan Penebar Kebaikan di Tengah Masyarakat ‎

oleh
Foto: Ribuan jamaah haji asal Tulungagung memasuki pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Tulungagung, Klik DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyambut kepulangan 1.166 jemaah haji asal Tulungagung yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci pada musim haji 2026, Rabu (8/7/2026).

‎Dalam momen penuh syukur tersebut, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kemabruran haji dengan menjadi teladan serta menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah kehidupan bermasyarakat.

‎Acara penyambutan dan tasyakuran digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kepulangan para tamu Allah ke Kabupaten Tulungagung.

‎Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

‎”Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh tamu Allah. Semoga semuanya kembali dalam keadaan sehat walafiat dan membawa predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

‎Menurut Ahmad Baharudin, ibadah haji merupakan penyempurna rukun Islam yang hanya dapat ditunaikan oleh mereka yang memperoleh kesempatan dan kemampuan. Karena itu, nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci harus terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap para jemaah mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadi contoh yang baik di lingkungan masing-masing.

‎”Sepulang dari Tanah Suci, saya berharap jamaah haji mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT serta menjadi contoh yang baik di lingkungan masyarakat,” katanya.

‎Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya diukur dari sempurnanya pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah, tetapi juga tercermin melalui perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke tanah air.

‎”Haji yang mabrur adalah haji yang mampu melahirkan kepedulian terhadap sesama. Suka menebarkan salam, gemar menolong, dan mudah memaafkan adalah sifat-sifat yang harus terus dijaga dan ditularkan kepada masyarakat,” pesannya.

‎Dalam kesempatan itu, Ahmad Baharudin juga mengajak seluruh hadirin mendoakan jemaah haji asal Tulungagung yang wafat maupun yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.

‎”Mari bersama-sama kita mendoakan saudara-saudara kita yang telah wafat agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan bagi yang masih sakit semoga segera diberikan kesembuhan,” ucapnya.

‎Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, panitia pemberangkatan dan pemulangan haji, petugas kloter, tenaga kesehatan, hingga Petugas Haji Daerah (PHD) yang telah memberikan pelayanan kepada para jemaah.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Jemaah Haji, Fuad Syaiful Anam, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung atas dukungan penuh selama proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
‎Menurutnya, dukungan pemerintah daerah turut berkontribusi terhadap keberhasilan penyelenggaraan haji, termasuk prestasi Kloter 103 yang berhasil meraih penghargaan sebagai kloter terbaik se-Jawa Timur.

‎”Kami mewakili masyarakat haji mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung atas dukungan yang luar biasa. Alhamdulillah, Kloter 103 bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai kloter terbaik se-Jawa Timur,” ungkap Fuad.

‎Ia berharap semangat kebersamaan, kesabaran, dan keikhlasan yang ditempa selama menjalankan ibadah di Tanah Suci dapat terus dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat.

‎Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Suryani, menjelaskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 berlangsung dengan baik, tertib, aman, dan lancar berkat sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, instansi terkait, serta seluruh petugas haji.

‎Suryani mengungkapkan, sebanyak 1.175 jemaah haji asal Tulungagung diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya. Dari jumlah tersebut, tujuh jemaah wafat di Tanah Suci, satu jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi, dan 1.166 jemaah telah kembali ke Kabupaten Tulungagung.

‎”Kami mengapresiasi seluruh petugas haji yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah. Semoga seluruh jemaah yang telah kembali menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi teladan di masyarakat, dan terus berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya.

‎Reporter : Agus Dmt
‎Editor      : Edi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.