KLIK DAERAH Kediri,— PT SGN MKSO Kebun Dhoho, Djengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri menerima kunjungan kerja Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, pada Kamis, 16 April 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan menghadapi musim panen tebu tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada gula nasional.
Kedatangan Kapolres disambut langsung oleh General Manager MKSO Kebun Dhoho, Juni Yanto, beserta jajaran manajemen.
Kunjungan ini menjadi wujud sinergi antara pihak kepolisian dan pengelola kebun dalam menjaga kelancaran serta keamanan selama musim panen berlangsung.
Juni Yanto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang untuk menghadapi musim panen tahun ini.
Salah satu fokus utama adalah pengaturan lalu lintas, mengingat aktivitas pengangkutan tebu akan meningkat signifikan.
“Kami menyadari saat musim panen tiba, jalan raya akan dipadati truk pengangkut tebu. Oleh karena itu, kami perlu memperkuat kerja sama dengan pihak terkait demi menjaga kelancaran lalu lintas,” jelasnya.
Dalam mendukung program nasional swasembada gula, MKSO Kebun Dhoho saat ini mengelola lahan seluas 5.805,59 hektare yang terbagi dalam dua zona.
Zona Dhoho I berlokasi di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Sementara Zona Dhoho II mencakup wilayah Kabupaten Kediri, Tulungagung, dan Blitar.
Dalam waktu dekat, MKSO Kebun Dhoho juga akan menggelar kegiatan petik tebu perdana sebagai tanda dimulainya musim panen 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum awal yang baik untuk mencapai target produksi.
“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan agar panen tahun ini berjalan lancar serta menghasilkan produksi yang maksimal,” tambah Juni Yanto.
Sementara itu, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya terkait swasembada pangan di sektor gula yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.
Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian siap memberikan dukungan penuh, terutama dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama musim panen berlangsung.
“Kami akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan distribusi tebu berjalan lancar, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkap AKBP Bramastyo.(Mas).





