Bulog Tulungagung Salurkan 4.400 Ton Beras Bantuan, Hampir 1000 Ton Sudah Terserap

oleh

Tulungagung, Klik DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Perum Bulog terus mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Hingga akhir Agustus 2026, penyaluran bantuan pangan tahap kedua di Kabupaten Tulungagung telah mencapai hampir 1.000 ton dari total alokasi sekitar 4.400 ton.

Penyaluran secara simbolis kembali dilakukan di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Senin (31/8/2026), dengan dihadiri Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama jajaran Forkopimda serta pihak Perum Bulog.

Ahmad Baharudin mengatakan, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.

“Harapannya, penyaluran bahan pangan berupa beras ini bisa meringankan beban ekonomi kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Ahmad Baharudin.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima setiap penerima manfaat dialokasikan untuk kebutuhan selama tiga bulan. Masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras atau 10 kilogram setiap bulan.

Untuk penyaluran di Desa Sumberdadi, tercatat terdapat sekitar 768 penerima manfaat. Ahmad mengatakan, lokasi tersebut dipilih sebagai salah satu titik penyaluran simbolis karena berdekatan dengan pusat pemerintahan daerah, di tengah padatnya agenda kegiatan yang harus dijalankan.

Selain di Sumberdadi, penyaluran bantuan pangan juga dilakukan di sejumlah desa lainnya secara bertahap. Pemerintah daerah memastikan proses distribusi terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ahmad juga mengingatkan agar bantuan beras yang diterima masyarakat tidak disalahgunakan, termasuk dengan menjual kembali bantuan tersebut.

“Saya tekankan kepada para koordinator di desa masing-masing, melalui RT, RW dan petugas desa, agar bahan pangan ini tidak ada yang dikumpulkan untuk kemudian dijual. Bantuan ini diberikan untuk dikonsumsi,” tegasnya.

Menurut Ahmad, apabila bantuan tersebut diperjualbelikan, tindakan itu dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan bantuan. Ia berharap tidak ada penerima maupun pihak lain yang menyalahgunakan bantuan tersebut.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengatakan penyaluran bantuan pangan tahap kedua tahun 2026 di Tulungagung telah dimulai sejak pekan sebelumnya.

“Hingga saat ini yang sudah disalurkan untuk Tulungagung hampir 1.000 ton. Dari total yang akan kita salurkan sekitar 4.400 ton,” ujar Yonas.

Menurutnya, bantuan pangan tahap kedua tersebut dialokasikan untuk kebutuhan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September. Adapun jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Tulungagung mencapai sekitar 147.000 penerima.

“Untuk Tulungagung ada sekitar 147.000 penerima,” jelasnya.

Yonas menambahkan, penyaluran dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah. Pada hari ini, distribusi dilakukan antara lain di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, dan Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo.

Sebelumnya, penyaluran juga telah dilakukan di sejumlah desa lainnya, termasuk wilayah Kecamatan Ngunut dan Sumbergempol.

Bulog menargetkan seluruh penyaluran bantuan pangan tahap kedua di Kabupaten Tulungagung dapat diselesaikan pada September 2026.

“Target selesai bulan September, insyaallah,” kata Yonas.

Terkait pelaksanaan distribusi, Yonas menyebut sejauh ini tidak terdapat kendala berarti. Namun, pelaksanaan penyaluran sempat menyesuaikan dengan berbagai agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kendalanya mungkin kita agak telat mulai sedikit karena bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan. Banyak festival dan karnaval, sehingga kita menyesuaikan,” pungkasnya.

Reporter : Agus Dmt
Editor      : Edi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.