Tulungagung, Klik DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan Program Penanganan Kerawanan Pangan Kewenangan Kabupaten/Kota Tahun 2026 kepada warga Desa Sidem, Kecamatan Gondang, Selasa (15/9/2026).
Penyaluran bantuan yang berlangsung di Balai Desa Sidem tersebut dipimpin langsung Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin. Sebanyak 60 warga menjadi penerima manfaat sebagai bagian dari upaya pemerintah menangani kerawanan pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Sony Welly Ahmadi, menjelaskan, pada tahun 2026 program intervensi pangan menyasar 13 desa yang tersebar di Kecamatan Tanggunggunung, Pucanglaban, Kalidawir, Gondang, Pagerwojo, dan Bandung.
Total penerima manfaat mencapai sekitar 780 orang, dengan masing-masing desa mendapatkan alokasi 60 penerima. Penetapan sasaran mengacu pada data Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) atau peta ketahanan dan kerentanan pangan tahun 2025.
“Untuk bantuan tahun ini terdapat 780 penerima manfaat. Setiap desa sebanyak 60 orang berdasarkan data FSVA dan peta kerawanan pangan tahun 2025,” jelas Sony.
Penyaluran dilakukan secara bertahap mulai 13 September hingga 13 Oktober 2026. Hingga penyaluran di Desa Sidem, bantuan telah direalisasikan di enam desa dari total 13 desa sasaran.
Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap bantuan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan kebutuhan pangan warga.
“Pemerintah Kabupaten Tulungagung memberikan dan menyalurkan bantuan pangan kepada warga yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini sedikit bisa bermanfaat dan membantu panjenengan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari,” terang Plt. Bupati Ahmad Baharudin.
Ahmad juga menekankan pentingnya ketepatan data dalam penyaluran bantuan agar benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, penanganan persoalan masyarakat membutuhkan sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa hingga lingkungan masyarakat.
Ia mengajak warga Desa Sidem menjaga kerukunan, keamanan, kedamaian dan semangat gotong royong. Menurutnya, lingkungan yang aman dan kondusif akan mendukung pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Ahmad berpesan kepada para orang tua agar memperhatikan pendidikan anak-anak. Ia mendorong masyarakat memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk rajin menuntut ilmu, baik melalui pendidikan formal maupun keagamaan.
“Kalau anak-anak sregep sekolah dan mencari ilmu, in sya allah masa depannya akan cerah,” katanya.
Pemkab Tulungagung, lanjut Ahmad, juga akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah desa untuk menyerap berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan serta kemampuan pemerintah.
Melalui program intervensi pangan ini, Pemkab Tulungagung berharap bantuan dapat menjadi stimulus bagi masyarakat sekaligus bagian dari langkah berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga di daerah yang masuk dalam peta kerawanan pangan.
Reporter : Agus Dmt
Editor : Edi Susanto







