‎Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Bahas Propemperda 2026, Ekonomi Tumbuh Lampaui Jawa Timur

oleh
Foto: Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dan ketua DPRD, Marsono usai melaksanakan kesepaktan bersama.

Tulungagung, Klik DAERAH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulungagung menggelar rapat paripurna di Graha Wicaksana, Jumat (27/3/2026), dengan agenda utama membahas perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026. Rapat juga dirangkai dengan kegiatan halal bihalal dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (27/3/2026).
‎
‎Rapat dipimpin Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, dan dihadiri Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo beserta jajaran anggota dewan dan pemerintah daerah.
‎
‎Agenda utama rapat meliputi pembahasan perubahan Propemperda 2026 serta penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.
‎
‎Ketua DPRD Tulungagung, Marsono menjelaskan, perubahan Propemperda merupakan tindak lanjut hasil asistensi dan supervisi dari Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Desember 2025.
‎
‎Dari hasil tersebut, terdapat 38 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang telah difasilitasi namun masih memerlukan penyesuaian.
‎
‎“Ranperda ini masih dalam proses sinkronisasi antara Bapemperda DPRD dan tim asistensi agar nantinya dapat dimasukkan kembali dalam Propemperda 2026,” ujar Marsono.
‎
‎Sementara itu, Bupati Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban kepala daerah sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan.
‎
‎Laporan tersebut menjadi bentuk akuntabilitas kinerja pemerintah daerah selama tahun anggaran 2025.
‎
‎Dalam paparannya, Bupati menyampaikan berbagai capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Tulungagung sepanjang 2025. Di antaranya, penghargaan tingkat nasional seperti peringkat ke-7 Kabupaten Sangat Inovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 serta Top Digital Award 2025 dengan raihan Golden Trophy.
‎
‎Selain itu, Tulungagung juga meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori utama serta berhasil membentuk Pos Bantuan Hukum di tingkat desa dan kelurahan.
‎
‎Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Tulungagung pada 2025 mencapai 5,75 persen, melampaui rata-rata Provinsi Jawa Timur sebesar 5,33 persen. Capaian ini menjadi yang pertama dalam 12 tahun terakhir.
‎
‎Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan daerah tercatat mencapai 105,98 persen atau sekitar Rp3,04 triliun dari target Rp2,87 triliun.
‎
‎Menutup penyampaiannya, Bupati berharap DPRD dapat memberikan masukan konstruktif sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan.
‎
‎“Kami berharap saran dan rekomendasi DPRD dapat menjadi bahan perbaikan dan peningkatan kinerja di masa mendatang,” pungkasnya.
‎
‎Reporter : Joko Pramono
‎Editor     : Edi Susanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.